WORKSHOP REVIEW KURIKULUM PROGRAM STUDI TPTH

Tobelo. Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Hortikultura tanggal 30 Nopember sampai 1 Desember 2016 kemarin telah melaksanakan kegiatan Workshop Review Kurikulum Program Studi.  Kegiatan ini diikuti 30 orang peserta, yang terdiri dari dosen  dan laboran baik pada Program Studi TPTH sendiri maupun Dosen Program Studi lain dan unsur pimpinan Politeknik Perdamaian Halmahera  serta stake holder terkait.   Menurut Ketua Program Studi TPTH sekaligus ketua panitia pelaksana, Ariance Y. Kastanja MSc, workshop ini bertujuan untuk membangun pemahaman tentang kurikulum yang mendukung kompetensi lulusan yang berbasis pada SKKNI, mempelajari langah-langkah penyusunan kurikulum yang benar dan sesuai dengan  SKKNI serta merevisi dokumen kurikulum Program Studi D IV Teknologi Produksi Tanaman Hortikultura  dengan kurikulum yang berbasis pada SKKNI.   Kegiatan workshop yang menghadirkan narasumber dosen pada Politeknik Manufaktur Negeri Bandung Dindin Sulaeman, Masch. Ing. HTL, MAB, dibuka secara resmi oleh Pembantu Direktur Bidang Akademik Zeth Patty MSc. Dalam arahannya  dijelaskan bahwa telah terjadi perubahan kurikulum di dunia perguruan tinggi di Indonesia yaitu semula menitikberatkan pada pemecahan masalah internal perguruan tinggi dengan target penguasaan pada ilmu pengetahuan dan teknologi (SK Mendiknas No. 056/U/1994), bergeser sejak tahun 2012, melalui Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia, yang mendorong untuk mengembangkan sebuah ukuran kualifikasi lulusan pendidikan Indonesia dalam bentuk sebuah kerangka kualifikasi, yang kemudian dikenal dengan nama KKNI.  KKNI merupakan kerangka penjenjangan kualifikasi kompetensi yang dapat menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan antara bidang pendidikan dan bidang pelatihan kerja serta pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja sesuai dengan struktur pekerjaan di berbagai sektor.  KKNI merupakan perwujudan mutu dan jati diri Bangsa memiliki makna bahwa dengan KKNI memungkinkan hasil pendidikan, khususnya pendidikan tinggi, diperlengkapi dengan perangkat ukur yang memudahkan dalam melakukan penyepadanan dan penyejajaran dengan hasil pendidikan bangsa lain di dunia.  Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) adalah rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan/atau keahlian serta sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.  Dengan dikuasainya standar kompetensi tersebut, seorang mahasiswa akan mampu mengerjakan suatu tugas atau pekerjaan, mengorganisasikannya agar pekerjaan tersebut dapat dilaksanakan  apa yang harus dilakukan bilamana terjadi sesuatu yang berbeda dengan rencana semula, menggunakan kemampuan yang dimilikinya untuk memecahkan masalah atau melaksanakan tugas dengan kondisi yang berbeda, serta menyesuaikan kemampuan yang dimiliki bila bekerja pada kondisi dan lingkungan yang berbeda.

SK Visi, Misi dan Tujuan Prodi TPTH Politeknik Padamara

Tobelo. Sesuai Surat Keputusan Menteri Riset,  Teknologi  dan Pendidikan Tinggi Nomor 29/KPT/I/2015 Tentang Pembukaan Program Studi  Teknologi Produksi Tanaman Hortikultura Program Diploma IV Pada Politeknik Perdamaian Halmahera, maka bersama ini diterbitkan Surat keputusan Direktur Politeknik tentang Visi, Misi dan Tujuan penyelenggaraan Program Studi TPTH seperti yang dilampirkan di bawah ini

SK Visi, Misi, dan Tujuan Program Studi TPTH 

Kunjungan Siswa-Siswi Sekolah Manggala Perkasa Tobelo

Tobelo. Untuk kesekian kalinya Kampus Politeknik menjadi tujuan kunjungan murid-murid sekolah. Seperti kemarin pada hari Jumat 13 Mei 2016, kampus Politeknik kembali kedatangan rombongan siswa-siswi dari TK Manggala Perkasa Tobelo, yang datang dengan mengenakan seragam kuning biru yang menjadi ciri khas mereka. Dengan didampingi beberapa gurunya, murid-murid TK Manggala Perkasa Tobelo tersebut mengunjungi lokasi Kampus Politeknik Padamara. Kali ini yang dituju adalah lokasi Program Studi TPTH (Hortikultura). Setelah berada di lokasi siswa-siswi diajak berkeliling untuk melihat beberapa Laboratorium Hortikultura. Setelah mengujungi laboratorium para siswa-siswi TK Manggala Perkasa Tobelo kemudian di ajak ke kebun sayuran milik Program Studi TPTH (Hortikultura). Di lokasi ini siswa-siswi mendapatkan penjelasan dari Ibu Ariance Y. Kastanja MSc (Ketua Prodi Hortikultura) tentang berbagai jenis tanaman sayuran yang biasanya mereka makan sehari-hari, tetapi kali ini mereka dapat melihat langsung bagaimana tanaman sayuran tadi ditanam. Ketika di kebun para siswa-siswi TK Manggala Perkasa itu langsung semangat dan antusias ketika ditunjukkan berbagai jenis tanaman. Mereka yang mulanya hanya melihat dari pinggiran, tiba-tiba langsung beranjak dari tempatnya dan segera maju ke tengah kebun tanpa diperintah. Ya, mereka dengan antusias memperhatikan tanaman yang ada dan kemudian meminta agar dapat mengambil sayuran yang ada untuk dibawa pulang. Melihat situasi ini, bapak ibu dosen kemudian mendorong siswa-siswi untuk memanen sayuran yang telah siap dipanen secara bersama-sama. Setelah diberi lampu hijau untuk memanen sayuran, semua siswa-siswa berebutan untuk mencabut sayuran yang ada tanpa mempedulikan pakaian mereka yang menjadi kotor. Situasi yang menggembirakan siswa ini mengundang tawa para dosen dan guru-guru pendamping mereka. Kunjungan siswa-siswi ini berakhir pada pukul 12.00 WIT yang diakhiri dengan sesi foto bersama antara siswa-siswi, dosen dan guru pendamping. (admin)