Menristekdikti : Dosen Politeknik Tak Perlu S2

Semarang (ANTARA News) – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan dosen politeknik dan akademi tak perlu lulusan pascasarjana atau S2.  “Dengan mekanisme Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK), dosen politeknik dan akademi tak perlu lagi S2. Boleh sarjana, asalkan memiliki keahlIan dan pengalaman di bidangnya,” ujar Nasir dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (AB-PTSI) di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu.  Dia mengatakan para pensiunan industri dapat menjadi dosen di politeknik dan akademi. Pihak Kemristekdikti akan mengkonversi pengalaman yang dimiliki dosen tersebut dengan nilai Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Selengkapnya dapat dilihat   DISINI

Penugasan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 5 Bidang Tahun 2017

Diberitahukan dengan hormat bahwa kami telah melakukan seleksi proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 5 Bidang untuk pendanaan tahun anggaran 2017. Sehubungan dengan hal tersebut, bersama ini kami sampaikan daftar PKM 5 bidang yang layak didanai.  Kami sampaikan bahwa mekanisme penyaluran dana hibah akan dilakukan melalui kontrak kerja antara Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan dengan Rektor/Ketua/Direktur Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Koordinator Kopertis Wilayah. Untuk maksud tersebut, bersama ini kami kirimkan daftar isian terlampir untuk diisi dan mohon segera dikirim kembali melalui email kreativitas.belmawa@gmail.com paling lambat tanggal 17 Maret 2017.

Informasi selengkapnya DISINI

Pembekalan Mahasiswa Magang Politeknik Perdamaian Halmahera

Tobelo. Sebanyak 69 Mahasiswa Program Diploma III, Politeknik Perdamaian Halmahera mengikuti pembekalan magang di Kampus Politeknik Perdamaian Halmahera. Kegiatan Pembekalan magang diikuti mahasiswa dari 3 program studi, yakni Program Studi Manajemen Bisnis sebanyak 9 orang, 16 orang dari Program Studi Akuntansi dan 44 mahasiswa Program Studi Budidaya Hutan. Kegiatan pembekalan dibuka oleh Direktur Politeknik pada hari senin 27 Februari 2017 di Ruang serbaguna Politeknik Perdamaian Halmahera. Dalam arahannya Direktur menyampaikan bahwa pembekalan magang merupakan kewajiban setiap mahasiswa sebelum mengikuti mata kuliah Magang dan Tugas Akhir, lebih jauh Direktur, S.M. Simange, M.Si menambahkan bahwa tujuan magang bukan sekedar mengikuti mata kuliah wajib tetapi juga melatih mahasiswa di lapangan untuk bekerja sesuai bidang ilmu yang dipelajari.
Ketua Panitia, Ibu Ernny Hunila MSc, dalam pembukaan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan pembekalan akan dilaksanakan selama 2 hari, yakni tanggal 27 – 28 februari 2017 kemudian akan dilanjutkan dengan pelepasan mahasiswa magang sekaligus distribusi ke berbagai instansi pada tanggal 1 Maret 2017 nanti. Distribusi mahasiswa direncanakan akan dilaksanakan serentak ke instansi yang telah bersedia menerima mahasiswa magang, sedangkan untuk mahasiswa yang magang ke luar daerah akan diantar oleh dosen pendamping mahasiswa magang.

Kemenristek Dikti Keluarkan RPL Dosen Maret 2017

Ambon (ANTARA News) – Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristek Dikti) akan segera mengeluarkan aturan terkait Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi tenaga dosen pada Maret 2017.  “Sudah kami siapkan mudah-mudahan pertengahan atau akhir Maret selesai kami akan tanda tangani,” kata Menristek Dikti Mohamad Nasir saat menjadi pembicara pada Tanwir Muhammadiyah di Ambon, Sabtu.  RPL adalah proses pengakuan atau capaian pembelajaran seseorang yang diperoleh melalui pendidikan formal atau nonformal dan atau pengalaman kerja ke dalam pendidikan formal.

selengkapnya dapat dibaca DISINI

baca juga Kemenristekdikti akan Terbitkan Aturan Soal Dosen Berijazah S1

Pendidikan Tinggi Vokasi Cari Bentuk – Jerman Menawarkan Dukungan

DENPASAR, KOMPAS — Pendidikan tinggi vokasi yang sejak lama berkembang di universitas, institut, sekolah tinggi, dan akademi terus mencari bentuk di tengah komitmen revitalisasi pendidikan vokasi di Indonesia. Pengembangan pendidikan vokasi di perguruan tinggi akademik ini masih beragam.

Ketua Forum Pendidikan Tinggi Vokasi Indonesia (FPTVI) Sigit Pranowo Hadiwardoyo di sela-sela seminar dan rapat kerja nasional di Kampus Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Kamis (9/2), mengatakan, selain di politeknik, program diploma di universitas, institut, sekolah tinggi, dan akademi (unista) yang sudah berkembang lama juga potensial untuk mendukung penguatan pendidikan vokasi

Selengkapnya  dapat dibaca DISINI

Permen no.15 Tahun 2017 tentang Penamaan Program Studi Pada Perguruan Tinggi

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi telah mengeluarkan Permenristekdikti no. 15 Tahun 2017 tentang Penamaan Program Studi Pada Perguruan Tinggi
Dengan terbitnya Permenristekdikti ini maka sekaligus telah membatalkan Permendikbud no.154 Tahun 2014 tentang Rumpun Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta Gelar Pergiruan Tinggi
Daftar Nama Program Studi yang disebut dalam Permen ini akan DITETAPKAN melalui KEPUTUSAN MENTERI dalam waktu dekat.
Selengkapnya dapat dibaca DISINI

Kemristekdikti Akan Evaluasi Produktivitas Dosen

Jakarta.  Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Kemristekdikti) akan mengevaluasi pemberian tunjangan profesi dosen dan tunjangan kehormatan profesor terhadap produktifitas dan karya ilmiah pada November 2017. Evaluasi tersebut sesuai dengan Permenristekdikti Nomor 20 Tahun 2017.  “Evaluasi pemberian tunjangan akan dilakukan pada November 2017 dengan memperhitungkan karya ilmiah sejak 2015. Pada 2018, tunjangan bisa dihentikan atau dipotong,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Iptek Dikti Kemristekdikti, Ali Ghufron Mukti di kantor Kemristekdikti, Senayan, Jakarta, Jumat (3/2).

Selengkapnya dapat dibaca DISINI

Program Nusantara 2017, Call for Proposal

Jakarta.  Pemerintah Indonesia  bersama dengan Pemerintah Prancis kembali meluncurkan Program NUSANTARA 2017. NUSANTARA merupakan program pendanaan penelitian bersama antara Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Indonesia dan Kementerian Luar Negeri dan Perkembangan Internasional Prancis.Program ini mendukung seluruh proyek penelitian yang diusulkan oleh pusat-pusat penelitian. Proyek penelitian yang dapat diajukan mencakup berbagai bidang penelitian seperti: teknologi pangan, energi, kesehatan, kelautan, teknologi transportasi, teknologi informasi dan komunikasi, ilmu sosial, perubahan iklim, dan penanggulangan bencana. Pengusulan proposal penelitian ini terbuka bagi seluruh universitas, institusi penelitian sektor publik, dan perusahaan swasta.

Selengkapnya dapat dibaca DISINI

 

Menghadapi Urgensi Pendidikan Vokasi

Jakarta – Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen. Belmawa) turut berpartisipasi dalam acara 26th Education & Training Expo 2017 yang diselen
ggarakan pada 2-5 Februari 2017 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, bersamaan dengan diselenggarakannya Forum Rektor Indonesia (FRI) 2017.  Dalam kesempatan tersebut Sekretaris Ditjen Belmawa, Sutrisna Wibawa secara langsung menyampaikan bahwa lulusan pendidikan vokasi merupakan tenaga terampil yang akan memenuhi kebutuhan industri. Hubungan kerja sama tersebut perlu dikembangkan dengan cara penyusunan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri. Sementara di sisi lainnya, mahasiswa dari universitas merupakan tenaga yang membahas seputar bidang akademik, sehingga fokus lulusan universitas lebih banyak diarahkan untuk melakukan riset. Jika ingin memasuki bidang khusus, mahasiswa lulusan universitas memerlukan pendidikan khusus tingkat lanjut, tidak seperti pendidikan vokasi yang langsung menjadi tenaga terampil.

Berita selengkapnya dapat dibaca DISINI