Berita

PADAMARA

Tobelo.  Politeknik Perdamaian Halmahera, dalam  upaya meningkatkan mutu, terus mendorong agar 70 % Lulusan dapat bekerja dalam 6 bulan pertama sejak kelulusan mereka. Berkaitan dengan hal tersebut, Politeknik Perdamaian Halmahera merasa perlu untuk mencari peluang bagi lulusan,  juga mendukung calon lulusan  agar memiliki norma etika yang baik serta mengetahu hal-hal mendasar yang diperlukan untuk memasuki dunia kerja. Seiring dengan kebijakan mutu tersebut, bagi calon lulusan Politeknik Perdamaian Halmahera dirasa perlu untuk diberikan pelatihan singkat sebagai bekal memasuki dunia kerja. Kegiatan ini diikuti sekitar 50 mahasiswa baik dari tingkat akhir yang akan lulus di tahun 2016 ini maupun mahasiswa angkatan lainnya,  dari 5 program studi di Politeknik Perdamaian Halmahera, sedangkan  narasumber adalah bapak Mario V. Poluakan MSc,  dosen Universitas Katolik De La Salle Manado yang telah memiliki pengalaman dalam melakukan pelatihan serupa.  Menurut Ketua Panitia Putra Sian Arimawa, MAP, tujuan kegiatan yang dilaksanakan 9 – 10 Nopember  2016  ini  dibiayai dari Hibah  Penguatan Pendidikan Politeknik – ADB  (PEDP – ADB) adalah untuk meningkatkan pemahaman calon lulusan tentang dunia kerja dan dunia usaha, diantaranya kemampuan menyusun surat lamaran kerja dan Curriculum Vitae serta pengetahuan tentang teknik wawancara kerja.   Arimawa juga menambahkan  bahwa dengan workshop ini  diharapkan memberikan kemampuan calon lulusan dalam menulis surat lamaran kerja dan Curicullum Vitae serta adanya  pengalaman peserta dalam simulasi wawancara pekerjaan, serta pengalaman mengikuti simulasi tes psikotest. (Admin)